WAKATOBI REGENCY

Welcome to Wakatobi Dive Resort

Resort Wakatobi

Welcome to Wakatobi

Patuno Resort Wakatobi

Welcome to Patuno Resort Wakatobi

Lakota Beach Tomia

Lakota Beach Terdapat di Pulau Tomia

Runduma Island

Di Pulau Ini Terdapat Satwa Penyu

Selamat Bergabung di Pusat Informasi Pembangunan Desa dari Segitiga Karang Dunia Kabupaten Wakatobi

Jumat, 03 Juni 2022

Kepala Desa Kahianga Menyerahkan Bantuan Ketahanan Pangan Dan Hewani Kepada Kelompok Ternak

 

Penyerahan Bibit Sapi Dari Pemerintah Desa Kahianga Kepada Kelompok Ternak 
Kegiatan Ketahanan Pangan dan Hewani Dana Desa  TA 2022 


TOMIA – WakatobiChannel – Peraturan Presiden Nomor 104 tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2022 disebutkan bahwa Dana Desa ditentukan penggunaannya untuk  Program Ketahanan Pangan Nabati dan Hewani paling sedikit 20 % dari pagu Dana Desa. 

Desa Kahianga Kecamatan Tomia Timur Kabupaten Wakatobi  telah mengalokasikan dana dalam Anggaran dan Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2022 sesuai dengan amanah Perpres 104 tahun 2021 sebesar 20% dari Pagu Dana Desa untuk kegiatan Ketahanan Pangan dan Hewani sehingga dalam APBDes terdapat anggaran sebesar Rp 163.105.800,- untuk kegiatan pengembangan Peternakan, Pertanian dan Perikanan.

Ferdiang Agung, ST - Kepala Desa Kahianga
Kepala Desa Kahianga Ferdiang Agung, ST menjelaskan, “berdasarkan regulasi yang ada maka di dalam APBDes Desa Kahianga tahun anggaran 2022 ini khususnya Dana Desa telah kami alokasikan anggaran sebesar Rp 163.105.800,- untuk kegiatan ketahanan pangan dan hewani yaitu fokus pada pengembangan peternakan, pertanian dan perikanan, ini sesuai dengan potensi lokal desa, dimana warga desa kami bermata pencaharian sebagai petani, peternak dan nelayan. Adapun kegiatannya adalah pengadaan bibit ternak sapi, pengadaan bibit kopi dan umbi-umbian, alat pengolahan kopi, pengadaan sarana prasarana untuk pengembangan budidaya ikan yang akan diberikan kepada kelompok-kelompok tani dan ternak serta perikanan yang ada di desa agar dapat dikelola atau dikembangkan sehingga ketersedian pangan di desa dapat terpenuhi dan cukup serta diharapkan agar dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa kami dari usaha yang dikembangkannya, “jelasnya.


Penyerahan Bantuan Sapi Kepada Kelompok Ternak Disaksikan Oleh TPP Wakatobi
 BPD dan LPM serta BUMDES


Ditempat yang sama Sekretaris Desa Kahianga Edi Suherman Halim yang didampingi oleh para Pendamping Desa Kecamatan Tomia Timur mengatakan, “ pada kegiatan Dana Desa tahun ini untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat kami fokus pada tiga bidang yakni bidang peternakan, pertanian dan perikanan. Namun untuk tahap 1 ini kami telah alokasikan untuk pengadaan bibit ternak sapi sedangkan untuk tahap 2 nanti baru untuk bidang pertanian dan perikanan, “katanya. Pendamping Desa Kecamatan Tomia Timur Asnafi dan Zulkifly bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang ikut menyaksikan penyerahan bibit sapi kepada kelompok ternak mengiyakan apa yang telah dijelaskan oleh Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kahiangan terkait kegiatan ketahanan pangan dan hewani di Desa Kahianga.

Sahbudin, SE - PLD Kahianga
Sementara itu Pendamping Lokal Desa (PLD) Desa Kahianga Sahbudin, SE mengatakan, “di Desa Kahianga Tahun Anggaran 2022 ini untuk kegiatan ketahanan pangan dan hewani adalah kami merujuk pada Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2022 dimana sudah dijelaskan bahwa untuk kegiatan ketahanan pangan dan hewani difokuskan untuk pengembangan pertanian dan peternakan, olehnya itu maka dalam proses perencanaan desa kami telah mendorong dan memberikan pemahaman kepada pemerintah desa dan masyarakat bahwa berdasarakan potensi desa kita dan sudah ada beberapa masyarakat yang sukses pada usaha peternakan maka  dalam hal untuk pengembangan peternakan ini kami memberikan dukungan saran dan masukan untuk  pengadaan bibit ternak sapi sebagaimana juga adanya usulan dari masyarakat.

Sahbudin juga menambahkan bahwa, “untuk kegiatan pengembangan peternakan ini ada 2 kelompok peternak dimana masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang sehingga secara keseluruhan pengadaan ternak ini sebanyak 10 ekor dan ada mekanisme pengelolaan dalam hal ini bekerjasama dengan BUMDes SuoSuo Kahianga, “imbuhnya.

 

Reportase       :  Sahbudin (PLD), Asnafi – Zulkifly (PD)

Penyunting      :  Jumiadin


Senin, 18 April 2022

Desa Tampara Berdayakan Petani dan Peternak Melalui Program Ketahanan Pangan Dana Desa

 

Kegiatan Ketahanan Pangan : Penyerahan Bibit Sayur Kepada Kelompok Tani
Desa Tampara Kecamatan Kaledupa Selatan


KALEDUPA – WakatobiChannel – Ketahanan Pangan merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan secara cukup, aman, merata dan terjangkau untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Dalam hal agar ketersedian pangan terpenuhi dalam kondisi yang cukup dan untuk menghindari kekurangan pangan pada masa pandemi Covid19 maka pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 104 tahun 2021 tentang Rincian APBN Tahun 2022 disebutkan bahwa Dana Desa ditentukan penggunaannya untuk  Program Ketahanan Pangan Nabati dan Hewani paling sedikit 20 % dari pagu Dana Desa. 

Penyerahan Kambing Kepada Kelompok Ternak Desa Tampara
disaksikan oleh PLD Tampara  Safaruddin


Desa Tampara Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi  telah mengalokasikan dana dalam Anggaran dan Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2022 sesuai dengan amanah Perpres 104 tahun 2021 sebesar 20% dari Pagu Dana Desa untuk kegiatan Ketahanan Pangan dan Hewani sehingga dalam APBDes terdapat  Rp 133.101.800,- untuk kegiatan pengembangan Pertanian dan Peternakan. 

Sarifuddin, S. Pd - Pj Kades Tampara

Penjabat Kepala Desa Tampara Sarifuddin, S. Pd menjelaskan, “di dalam APBDes tahun ini  kami khususnya Dana Desa telah dianggarkan sebesar Rp 133.101.800,- untuk kegiatan ketahanan pangan dan hewani yaitu fokus pada pengembangan pertanian dan peternakan, ini sesuai dengan potensi desa kami dimana warga desa kami bermata pencaharian sebagai petani dan juga peternak khususnya kambing. Adapun kegiatannya adalah pengadaan bibit sayuran, pengadaan bibit ternak kambing dan pengadaan kandang kambing yang akan diberikan kepada kelompok-kelompok tani dan ternak yang ada di desa agar dapat dikelola atau dikembangkan sehingga ketersedian pangan di desa dapat terpenuhi dan cukup serta diharapkan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa kami, “jelasnya.

Rasdir, SE - PD
Sementara itu Pendamping Desa Kecamatan Kaledupa Selatan Rasdir, SE mengatakan, “untuk kegiatan ketahanan pangan di Desa Tampara ini yaitu pengadaan bibit sayuran diantaranya adalah bibit sayur Kangkung, Paria dan Terung telah diserahkan kepada 4 kelompok tani dimana setiap kelompok terdiri dari 7-8 orang, sedangkan untuk pengadaan ternak juga telah diserahkan kepada kelompok ternak sebanyak 5 kelompok ternak untuk Tahap I ini sebayak  3 ekor per kelompok yaitu 1 ekor jantan dan 2 ekor betina, sehingga untuk kelompok ternak ini pemerintah desa telah menyerahkan 15 ekor kambing, “katanya.

Rasdir juga menambahkan bahwa, “untuk kegiatan pengembangan peternakan ini ada 10 kelompok peternak dimana masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang sehingga secara keseluruhan pengadaan ternak ini senbanyak 30 ekor dan pengadaan kandang ternak sebanyak 10 unit, artinya masing-masing kelompok nanti akan memiliki 1 kandang, “imbunya.

 



Reportase       :  Rasdir (PD)  -  Safarudin (PLD)

Penyunting      :  Jumiadin


Sabtu, 16 April 2022

Desa Ollo Salurkan BLT Dana Desa Kepada 88 KPM

 

Camat Kaledupa Drs. Mukhsin Bersama Kepala Desa Ollo Fifi Jufri, S.IP
Menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Periode Januari-Maret 2022


KALEDUPA, WakatobiChannel  -  Pemerintah Desa Ollo Kecamatan Kaledupa  telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk periode Januari – Maret Tahun 2022 kepada 88 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertempat di aula Kantor Desa Ollo yang dihadiri oleh Camat Kaledupa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa dan Tenaga Pendamping Profesional (TPP),  penyaluran BLT DD ini dilaksanakan sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022, Peraturan Presiden Nomor 104 tahun 2021 tentang Rincian APBN dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Dana Desa.

Camat Kaledupa Drs. Mukhsin dalam sambutannya mengatakan, “Bantuan Langsung Tunai Dana Desa sebesar minimal 40% ini sangat banyak menyerap anggaran Dana Desa sehingga dimungkinkan untuk kegiatan pembangunan fisik (infrastruktur) tidak ada lagi meskipun kita telah merencanakannya, sehingga kami berharap agar BLT DD ini kalau bisa selain untuk memenuhi kebutuhan pokok kita sehari-hari juga dapat digunakan untuk penambahan modal usaha terutama bagi ibi-ibu yang sangat butuhkan modal untuk pengembangan usahanya, jangan langsung dibelikan barang elektronik seperti Televisi, pakaian dan kebutuhan sekunder lainnya, “terangnya.

Fifi Jufri, S.IP  Kepala Desa Ollo

Sementara itu, Fifi Jufri, S. IP Kepala Desa Ollo  mengatakan, “Pemerintah Desa Ollo  berterima kasih kepada semua pihak terutama pemerintah kecamatan, para pendamping desa dan BPD yang telah ikut serta berpartisipasi mempercepat proses perencanaan sampai dengan kegiatan kita pada hari ini. Jika pada Tahun 2021 jumlah penerima BLT DD ini sebanyak 99 KPM dan tahun 2022 ini mengalami penurunan menjadi 88 KPM hal ini disebabkan karena sebagaian sudah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lainnya  dan ini adalah hasil verifikasi dan validasi data dari tim yang ada di desa dan sudah melalui musyawarah desa khusus (musdessus). Sehingga kami berharap kepada penerima BLT DD ini agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan pokok sehari-hari, “katanya.


Alfiani - PLD Ollo

Di tempat yang sama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dalam hal ini Pendamping Lokal Desa (PLD)  Desa Ollo Alfiani mengatakan bahwa, “desa dampingan saya khususnya Desa Ollo sudah melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk periode Januari – Maret Tahun 2022 kepada Keluarga penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala Desa (Perkades) Ollo tentang Keluarga Penerima Manfaat BLT DD Tahun Anggaran 2022 sebanyak 88 KPM. 

Jumlah KPM ini adalah hasil musyawarah desa khusus (musdessus) setelah tim melakukan verifikasi dan validasi data sesuai dengan syarat penerima BLT DD sebagaimana yang telah dimuat dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Dana Desa. Dengan besaran sebesar Rp. 300.000,- tiap bulan  sehingga keseluruhan BLT DD yang tersalur untuk periode Januari-Maret ini sebesar Rp. 79.200.000,- (Tujuh Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Ribu Rupiah).

 

Reportase           :   Alfiani (PLD)

Penyunting         :   Jumiadin


Rabu, 13 April 2022

139 KPM Di Desa Wawotimu Terima BLT Dana Desa

 

Penyaluran BLT DD Periode Januari - Maret 2022 Desa Wawotimu Kec. Tomia Timur  (foto;jumie)


TOMIA, WakatobiChannel  -  Desa Wawaotimu Kecamatan Tomia Timur  Kabupaten Wakatobi adalah salah satu desa dari 31  desa yang telah menerima transfer Dana Desa Tahap I (40%) regular dan Dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Periode Januari – Maret dari RKUN ke RKDes pada Jumat 8 April 2022, yang sebelumnya juga pada tanggal 22 Maret 2022 16 desa telah menerima transfer Dana Desa, sehingga secara keseluruhan sampai hari ini terlaporkan sudah 47 desa yang telah menerima transfer Dana Desa regular (40 %) dan BLT DD di Kabupaten Wakatobi.

Pemerintah Desa Wawaotimu Kecamatan Tomia Timur  kemarin (12/4/22) telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk periode Januari – Maret Tahun 2022 kepada 139 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertempat di aula Kantor Desa Wawaotimu yang dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabikantibmas, Babinsa dan Tenaga Pendamping Profesional (TPP),  penyaluran BLT DD ini dilaksanakan sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 104 tahun 2021 tentang Rincian APBN, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Dana Desa serta Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022.

Mujidu - Kepala Desa Wawaotimu

Kepala Desa Wawaotimu  Mujidu mengatakan, “kami selaku Pemerintah Desa Wawaotimu  berterima kasih kepada pemerintah kecamatan, para pendamping desa dan BPD yang telah ikut serta berpartisipasi mempercepat proses perencanaan sampai dengan kegiatan kita pada hari ini, karena tanpa dukungan kita semua tidak mungkin kita akan menjadi desa yang pertama menyalurkan BLT DD di Kecamatan Tomia Timur dan Pulau Tomia ini, “katanya.

Beliau juga menambahkan karena ini sudah masuk Bulan April maka setelah desa kami menerima transfer dana desa regular dan BLT DD kami langsung melakukan penyaluran kepada 139 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) karena mereka sudah cukup lama menunggu dan untuk penyaluran hari ini langsung untuk 3 bulan yaitu mulai Bulan Januari – Bulan Maret sehingga setiap KPM menerima Rp 900.000,- (Sembilan Ratus Ribu Rupiah). 


Kami meminta kepada semua KPM agar dapat memanfaatkan dana BLT DD ini untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya di Bulan Suci Ramadhan ini. Ini adalah berkah bagi kita di bulan Ramadhan ini karena desa kita yang pertama menyalurkan BLT DD ini se Pulau Tomia.  Kami juga mohon doa dan dukungan kita semua penerima BLT DD ini agar kita semua warga Desa Wawaotimu diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga kita dapat melaksanakan segala akitifitas kita dibulan puasa ini dengan baik, “tutupnya.

Sekdes Wawotimu (Budiamin, baju dinas), Ketua BPD Wawaotimu ( Rahmat Kurniawan)
TAPM Wakatobi dan Kepala Dusun dalam acara penyaluran BLT DD        (foto;jumie)

Sementara itu di tempat yang sama Sekretaris Desa Wawaotimu Budiamin menambahkan bahwa, “proses panjang ini telah kita lewati bersama dengan tetap mengaju pada semua regulasi yang ada sehingga BLT DD ini dapat kita salurkan kepada KPM yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang Keluarga Penerima Manfaat BLT DD Tahun Anggaran 2022 sebanyak 139 KPM. Sehingga keseluruhan BLT DD yang tersalur untuk periode Januari-Maret ini sebesar Rp. 125.100.000,- (Seratus Dua Puluh Lima Juta Seratus Ribu Rupiah), kami melakukan gerak cepat ini untuk menunjukkan keseriusan kami terhadap warga desa khusunya KPM dan juga tentunya kami berharap agar kinerja baik kami dapat dipertahankan sehingga tahun depan tetap mendapat dana alokasi kinerja, “jelasnya.

 

 

Penulis                 :   Jumiadin

Rabu, 23 Maret 2022

Pemerintah Desa Kulati Melakukan Seleksi Pengangkatan Perangkat Desa

 

Kantor Desa Kulati Kec. Tomia Timur (Sekretariat Pansel Pengangkatan Perangkat Desa)


TOMIA – WakatobiChannel -  Pemerintah Desa Kulati Kecamatan Tomia Timur sudah beberapa bulan ini mengalami kekosongan perangkat desa setelah kepala seksi pelayanan mengundurkan diri, sehingga posisi jabatan ini untuk sementara diisi oleh perangkat desa yang lain dalam lingkup pemerintah Desa Kulati dengan status pelaksana. Olehnya itu untuk mengisi kekosongan perangkat desa maka Pemerintah Desa Kulati melakukan seleksi pengangkatan perangkat desa  agar roda pemerintahan desa berjalan secara normal.

La Ode Burhanuddin, S.Sos mengatakan, “ perangkat Desa Kulati sudah beberapa bulan ini mengalami kekosongan karena ada perangkat desa kami yang mengundurkan diri, sehingga untuk mengisi kekosongan ini kami bersama Badan Permusyawaratan Desa telah melakukan rapat internal untuk membahas persoalan ini dan berdasarkan hasil rapat internal itulah kami selaku pemerintah desa mengadakan seleksi untuk mengisi kekosongan jabatan kasi pelayanan agar roda pemerintahan desa berjalan sebagaimana mestinya, “kata Kepala Desa Kulati 3 periode ini.

La Ode Burhanuddin, S.Sos,
Kepala Desa Kulati

Ditambahkan pula bahwa kami telah membuat Peraturan Kepala Desa tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengangkatan Perangkat Desa dimana rujukan kami adalah UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa  dan Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2021 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, dan untuk melakukan proses seleksi perangkat desa itu kami juga telah membentuk Tim Seleksi, “imbuhnya.


Sementara itu Ketua Tim Seleksi Perangkat Desa Kulati, Zul mengatakan, “proses seleksi perangkat Desa Kulati telah dilaksanakan sesuai Peraturan Kepala Desa Kulati dan ada beberapa tahapan yang telah dilaksanakan yakni proses pengumuman seleksi, pendaftaran, pemeriksaan berkas, ujian tulis, tes komputer dan wawancara. Saat ini Panitia seleksi sedang melakukan pemeriksaan hasil ujian tulis dan setelah itu kami akan menetapkan rangking calon perangkat desa berdasarkan akumulasi nilai dan selanjutnya mengesahkan hasil seleksi dan akan dilaporkan hasil yang memenuhi syarat kelulusan calon perangkat desa kepada Kepala Desa.

Suasana Ujian Tulis Seleksi Pengangkatan Perangkat Desa Kulati Tahun 2022


Adapun jumlah pendaftar adalah sebanyak 2 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dan semua peserta telah melalui tahapan atau semua proses sesuai dengan jadwal yang dibuat oleh Tim Seleksi Panitia Pengangkatan Perangkat Desa Kulati, "jelasnya.


          Reportase  :  Zulkifly - Asnafi - Sahbudin (TPP Tomia Timur)

          Penulis       : Jumiadin


Senin, 21 Februari 2022

SMK Negeri 1 Kaledupa Menuju Sekolah Adiwiyata Nasional


Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kaledupa  ( Program Study Hotel Accomodation)


Kaledupa - WakatobiChannel - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kaledupa  merupakan salah satu Sekolah Adiwiyata yang ada di Sulawesi  Tenggara,  sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai tempat pembelajaran dan membangun kesadaran warga sekolah, sehingga warga sekolah turut bertanggungjawab dalam upaya bersama penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

Sahirudin Mahadia, S. Pd Kepala SMKN 1 Kaledupa 

Kepala SMKN 1 Kaledupa Sahirudin Mahadia, S. Pd mengatakan, “ Lingkungan Sekolah yang bersih dan sehat tentunya menjadi dambaan bagi setiap orang termasuk institusi pendidikan, hal inilah yang mendorong kami untuk menjadikan SMK Negeri 1 Kaledupa ini menjadi institusi pendidikan yang bersih dan sehat, karena lingkungan sekolah yang bersih dan sehat mencerminkan keberadaan warga sekolah yang ada mulai dari Kepala Sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa.  SMK Negeri 1 Kaledupa ini juga telah dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sulawesi  Tenggara dan telah ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur, sehingga kami saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetesi Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional, “ ungkapnya.

Sahirudin juga menambahkan, “Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  1 Kaledupa merupakan sekolah kejuruan dengan program study Hotel Accomodation pernah mewakili Sulawesi Tenggara  pada ajang  Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional di Lombok, itu berkat prestasi yang telah ditorehkan SMK ini dalam ajang tingkat provinsi yang sudah dua kali berturut-turut menjurai yakni pada tahun 2017 dan 2018, “imbuhnya.

Alfiani, A.Md.Par  menjelaskan,  “ sebagai Ketua Tim Adiwiyata SMKN 1 Kaledupa kami telah menerapkan berbagai aturan dalam rangka mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat diantaranya adalah setiap siswa wajib membawa tumbler atau botol isi ulang, tidak diperkenankan membawa makanan yang terbungkus atau kemasan plastik kedalam lingkungan sekolah, hal ini juga kami berlakukan di kantin sekolah yang ada di sekolah ini yakni tidak diperbolehkan menggunakan wadah plastik tapi menggunakan piring anyaman serta pipet atau sedotan dari bambu, hal ini berlaku untuk semua warga sekolah mulai dari Kepala Sekolah, Guru, Siswa,  Staf dan Karyawan. Ditambahkan pula bahwa sebagai Sekolah Adiwiyata kami juga memiliki kegiatan ekstra kurikuler yakni pembersihan tempat atau objek-objek wisata di Pulau Paledupa dari sampah plastik yang dilaksanakan setiap bulan,  pengolahan sampah menjadai kerajinan serta penggunaan sarung tenun khas Wakatobi pada setiap hari Kamis, “jelasnya.

  

Sabtu, 06 November 2021

Gus Menteri : Dana Desa Bisa Untuk Pendidikan

 

Menteri Desa Dr (HC) H. Abdul Halim Iskandar saat mengunjungi PAUD Ceria
dan Pertiwi Banaran di Desa Banaran Kecamatan Delanggu Klaten



KLATEN – WakatobiChannel - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama Nyai Lilik Umi Nashriyah menyambangi Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jumat (5/11/2021). Dia memastikan bahwa dana desa boleh dipergunakan untuk membiayai pendidikan di desa.

Di desa ini Mendes PDTT mengunjungi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Anak Ceria dan Taman Kanak-kanak (TK) Pertiwi Banaran. "Jadi ada yang tanya, apakah dana desa bisa buat pendidikan? Ini terbukti di PAUD Anak Ceria di Desa Banaran yang memperoleh bantuan dari dana desa," kata pria yang biasa disapa Gus Halim itu.

"Jadi Dana Desa boleh dipergunakan untuk pendidikan." 

Kepala Desa Banaran Catur Widodo menjelaskan, PAUD Anak Ceria mendapatkan bantuan dari dana desa sejak 2015, saat regulasi memperbolehkan dana desa untuk pendidikan. Dari dana desa itu setiap bulan para guru PAUD dan TK memperoleh insentif dengan nilai total Rp800.000. "Selain itu, dana desa juga diberikan untuk biaya operasional PAUD dan TK yang jumlahnya sesuai kebutuhan yang diajukan," ungkap Catur.

Kepala Sekolah PAUD dan TK Endah Harjanti sangat bersyukur dengan adanya alokasi dana desa untuk operasional PAUD dan TK yang dipimpinnya. "Kebutuhan operasional kami dibantu oleh dana desa, termasuk insentif bagi para pengajar," tuturnya.

Di PAUD Anak Ceria dan TK Pertiwi banaran, setiap siswa tidak dipungut bayaran apa pun. Bahkan ada program penambahan gizi bagi para siswa di sini, misalnya pemberian makanan sehat seperti daging dan telur. Siswa juga rutin dicek kesehatannya seperti pengukuran kepala dan pengecekan telinga.

Pada saat kedatangan, Gus Halim bersama rombongan disambut oleh anak-anak PAUD dan TK dengan lagu berjudul Padang Bulan. Larut dalam suasana, Gus Halim bersama Nyai Lilik terlihat bertepuk tangan dan bernyanyi riang bersama anak-anak. Setelah tepuk tangan reda, anak PAUD bernama Lintang menari dengan lincah, hasil koreografi para guru PAUD. 

Dalam kunjungan ini Gus Halim juga sempat berdiskusi dengan para pendamping desa. Gus Halim berpesan agar pendamping desa untuk bekerja keras untuk mengawal pembangunan di desa. Turut hadir dalam kunjungan ini Kepala BPSDM Luthfiyah Nurlela, Kepala Pusat Pelatihan ASN Fujieartanto, dan pejabat kemendes lainnya.

Foto: Angga/Humas Kemendes PDTT
Teks: Firman/Humas Kemend

WISATA

Camat Tomia Apresiasi Prestasi Desa Waitii Barat

  Camat Tomia Mendampingi Wakil Bupati Wakatobi dan Kepala Dinas PMD Wakatobi  Meninjau Kesiapan Desa Dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Sula...