WAKATOBI REGENCY

Welcome to Wakatobi Dive Resort

Resort Wakatobi

Welcome to Wakatobi

Patuno Resort Wakatobi

Welcome to Patuno Resort Wakatobi

Lakota Beach Tomia

Lakota Beach Terdapat di Pulau Tomia

Runduma Island

Di Pulau Ini Terdapat Satwa Penyu

Selamat Bergabung di Pusat Informasi Pembangunan Desa dari Segitiga Karang Dunia Kabupaten Wakatobi

Kamis, 19 November 2020

Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi Besok Berkunjung Ke Wakatobi

 




WANGIWANGI,  WakatobiChannel  -  Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Bapak  Budi Arie Setiadi  dijadwalkan akan berkunjung ke Kabupaten Wakatobi pada tanggal 20 – 22 November 2020. Dalam kunjungannya sesuai jadwal tentative yang ada akan menyerahkan sekaligus meresmikan beberapa bantuan Kemendesa PDTT melalui Program Pengembangan Kawasan Pedesaan  yang ada di Kabupaten Wakatobi.

Salah satu lokasi yang akan dikunjungi oleh Bapak wakil Menteri Desa PDTT adalah Kantor Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) KANTURU yang ada di Desa Koroe Onowa, BUMDESMA ini dimiliki oleh empat desa yaitu Desa Sombu, Desa Wapia Pia, Desa Waha dan  Desa Koroe Onowa Kecamatan Wangi Wangi.


H. La Ode Husnan, M.Si Saat Meninjau Kantor Bumdesma KANTURU
Salah Satu Bantuan Kemendesa PDTT Di Desa Koroe Onowa


Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, H. La Ode Husnan, M.Si mengatakan, “ sesuai rundown yang ada Wakil Menteri Desa PDTT akan melakukan kunjungan ke Bumdesma Kanturu yang ada di Desa Koroe Onowa Kecamatan Wangi-Wangi untuk menyerahkan dan meresmikan Bantuan Bangunan yang ada, dimana bantuan gedung untuk Bumdesma Kanturu ini sudah dibangun tahun 2018, kata Kadis saat meninjau Kantor BUMDESMA KANTURU.

Beliau juga menambahkan, selain ke Bumdesma KANTURU, Pak  Wakil Menteri Desa juga akan mengunjungi Pulau Kapota untuk meninjau Pasar Desa bantuan Kementerian Desa melalui program pengembangan kawasan perdesaan.

Koordinator TPP P3MD Kabupaten Wakatobi, Andi Liburang, ST  mengatakan, “ dalam kunjungan Wakil Menteri Desa PDTT ini kami sudah menghimbau kepada semua Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Wakatobi untuk bersama-sama melakukan penjemputan di Bandara Matahora Wakatobi pada hari Jumat pukul 10.00 Wita, "katanya. (Jumie 19/11/2020)


Oihu, Desa Pertama Yang Salurkan BLT DD Periode Bulan Desember 2020

 

La Roni, Kepala Desa Oihu Kec Togo Binongko menyalurkan BLT DD
Periode November Desember di dampingi PLD, Babinsa dan Bhabikamtibmas Oihu (19/11/2020)


BINONGKO,  WakatobiChannel  -  Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi  Nomor 14 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 yang difokuskan pada penambahan atau perpanjangan periode Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sampai dengan Bulan  Desember.  

Desa Oihu Kecamatan Togo Binongko adalah salah satu desa yang berada di ujung tenggara Sulawesi Tenggara, hari ini menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) periode Oktober dan Desember kepada 44 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

La Roni - Kepala Desa Oihu

La Roni Kepala Desa Oihu mengatakan, “Pemerintah Desa Oihu  hari ini telah  menyalurkan BLT DD kepada 44 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bulan  November dan Desember 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Oihu dan turut serta dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Babinkamtibmas dan Pendamping Lokal Desa (PLD) untuk Bulan November – Desember 2020, “katanya.

Beliau juga menambahkan, “BLT DD kami salurkan sampai Desember agar dapat meringankan beban masyarakat ditengah pandemic covi19 ini, karena menurut amatan saya dimusim pandemic ini daya beli masyarakat rendah atau berkurang karena semua aktivitas  tidak berjalan normal seperti biasanya sehingga perputaran ekonomi di desa juga berjalan tidak baik, sehingga mudah-mudahan dengan disalurkannya sampai Desember ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup sehari-harinya. Karena kami juga sudah memberikan perhatian khusus bahwa BLT DD yang diterima ini adalah difokuskan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, bukan untuk memenuhi kebutuhan lain seperti belanja elektronik atau belanja pakaian, “tambah La Roni.


Dedi - PLD Oihu

Sementara itu Dedi Pendamping Lokal Desa (PLD) mengatakan, “sebagai pendamping yang selalu bersama-sama pemerintah desa mengawal semua proses kegiatan di desa termasuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) hari ini sangat mengapresiasi langkah cepat yang diambil Pemerintah Desa Oihu yang telah menyalurkan BLT DD sampai Desember karena itu adalah salah satu bentuk kepedulian Kepala Desa terhadap masyarakatnya, kami juga berharap agar BLT DD ini dapat membantu meringankan beban masyarakat Desa Oihu di musim pandemic covid19 ini, “katanya.

Dedi menambahkan bahwa kami juga saat ini sedang memfasiltasi desa dalam penyusunan perencanaan desa untuk tahun anggaran 2021 dengan mengacu pada SDG's Desa terutama fokus pada kegiatan pemulihan ekonomi masyarakat desa dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada dengan maksimal.



Penulis :  Dedi ( PLD Oihu - Togo Binongko)

Editor    : Jumie

 

 


Selasa, 17 November 2020

Desa Patua 2 Kecamatan Tomia Salur BLT DD Untuk 2 Bulan ( Oktober - November )

 




TOMIA, WakatobiChannel  -  Pemerintah Desa Patua II Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi hari ini (17/11/2020) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk periode Oktober – November kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran BLT DD ini dilaksanakan sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi  Nomor 14 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 yang difokuskan pada perubahan tentang penambahan alokasi anggaran untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sampai dengan Bulan Oktober- Desember 2020 serta Peraturan Menteri Keuangan Tahun 2020.

La Basri, Kepala Desa Patua 2 menyalurkan BLT DD Periode Oktober - November 

La Basri mengatakan, “Pemerintah Desa Patua II hari ini menyalurkan BLT DD kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bulan Oktober dan November 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Patua II dan turut serta dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Untuk Bulan Oktober – Desember 2020 kami masih cukup anggaran dan sudah kami siapkan dana untuk BLT DD dengan melakukan refocusing kegiatan-kegiatan lain yang sudah diprogramkan sebelumnya, “katanya.

Kepala Desa La Basri menambahkan, “untuk penyaluran BLT DD periode Bulan Oktober – Desember 2020  kami ada penambahan jumlah Keluarga Penerima Manfaat sebanyak 2 Kepala Keluarga sehingga sekarang berjumlah 20 KPM dari sebelumnya hanya 18 KPM, penambahan ini telah dimusyawarahkan secara khusus bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), “kata Kepala Desa muda ini.  

Sementara itu Alifuddin Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Patua II menjelaskan, “ jika sebelumnya penerima BLT DD di Desa Patua II ini hanya 18 KPM maka untuk periode Oktober – Desember 2020 ini ada penambahan, hal ini disebabkan karena adanya warga desa kami yang baru tiba dari rantau dan ada yang baru berkeluarga sehingga menurut kami itu harus dapat BLT DD sehingga kami kembali melakukan musyawarah desa khusus terkait penambahan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini, “jelasnya.

 

Penulis :  Jumiadin

Editor    : Jumie

 

 


Senin, 16 November 2020

2 Desa Di Kecamatan Tomia Timur Salur BLT DD Untuk 2 Bulan

 

Penyaluran BLT DD Desa Timu Kec Tomia Timur Periode Oktober November 2020



TOMIA, WakatobiChannel  -  Menindaklanjuti Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Nomor 14 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi  Nomor 11 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 yang difokuskan pada perubahan tentang penambahan alokasi anggaran untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sampai dengan Bulan Oktober- Desember 2020 maka Pemerintah Desa Timu dan Desa Dete Kecamatan Tomia Timur hari ini (16/11/2020) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Bulan Oktober dan November yang bertempat di Aula Kantor Desa Masing-masing.

Abdul Syahbuddin, Kepala Desa Timu

Kepala Desa Timu Abdul Syahbuddin mengatakan, “Pemerintah Desa Timu hari ini menyalurkan BLT DD kepada 133 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bulan Oktober dan November 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Timu dan turut serta dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa Desa Timu dan Pendamping Desa Kecamatan Tomia Timur, “katanya.

Abdul Syahbuddin juga menjelaskan, “jika pada bulan – bulan sebelumnya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ini hanya disalurkan kepada 125 KPM sesuai hasil musdessus maka menariknya pada bulan Oktober November dan Insya Allah sampai Desember Desa Timu melalui musdessus lagi telah kami tambah jumlah KPM 8 orang sehingga keseluruhan menjadi 133 KPM, sehingga total Dana Desa yang kami salurkan hari adalah sebesar Rp 79.800.000,-.   Ini menunjukkan bahwa kami sangat serius pada program BLT DD ini, “ jelasnya.


Sementara itu di Aula Kantor Desa Dete juga terjadi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk Bulan Oktober dan November 2020 kepada  Keluarga Penerima Manfaat (KPM).


   La Kamaruddin, S.Pd  Kepala Desa Dete

La Kamaruddin, S.Pd selaku Penjabat Kepala Desa Dete mengatakan, “ hari ini (16/11/2020) Pemerintah Desa Dete kembali menyalurkan BLT DD kepada  76 KPM untuk Bulan Oktober dan November 2020, acara penyaluran BLT DD ini seperti biasanya kami melakukannya door to door kepada KPM yang ada dan ikut disaksikan oleh BPD, Babinsa, Bhabikantibmas Desa Dete dan Pendamping Desa Kecamatan Tomia Timur, sehingga jumlah uang yang hari ini tersalur sebanyak  Rp 45.600.000,- “katanya.

Ditambahkannya bahwa kami salurkan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Desa PDTT dan Peraturan Menteri Keuangan bahwa BLT DD masih berlanjut sampai Desember 2020, sehingga kami kembali memangkas anggaran kegiatan lain demi untuk kegiatan BLT DD ini, " tambahnya.




Penulis : Zulkifly (PD Tomia Timur)

Editor    : Jumie

 

 


Minggu, 15 November 2020

Sukses Tangani Covid19, Kemendes PDTT Raih Mitra Bakti Husada 2020

 

Taufik Madjid, Sekjend Kemendesa PDTT


Jakarta - WakatobiChannel - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berhasil meraih penghargaan Mitra Bakti Husada 2020 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kemendes PDTT menjadi satu-satunya Kementerian yang berhasil meraih penghargaan ini.

Penghargaan berkaitan dengan penerapan Protokol Kesehatan dan pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang telah dilakukan oleh Kemendes PDTT yang telah dinilai secara mandiri dan diverifikasi oleh tim yang ditentukan oleh Kemenkes.


Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Taufik Madjid merasa bangga karena Kemendes PDTT peroleh penghargaan yang cukup bergengsi ini, apalagi ini berkaitan dengan Protokol Kesehatan dan penerapan K3.

Kemendes PDTT telah menelurkan sejumlah Kebijakan dan Gerakan riil untuk penanganan pandemi Covid-19. Yang pertama, yaitu pengalihan Dana Desa untuk untuk Program Desa Tanggal Covid-19 dengan membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19, Ruang Isolasi, Gerbang Desa, dan Kampanye Hidup yang bertujuan agar Covid-19 tidak menyebar di desa.

"Kemendes PDTT telah merilis Protokol Normal Baru Desa yang jadi guidence bagi desa untuk jalankan era New-Normal Desa," kata Sekjen Taufik, Kamis (12/11/2020).

Bukan hanya penanganan Pandemi saja, Kemendes PDTT telah memikirkan aspek rebound ekonomi desa pasca Covid-19 ini dengan program Bantuan Langsung Tunai, Padat Karya Tunai Desa hingga program Ketahanan Pangan dipusatkan di lokasi transmigrasi.

"Kemendes PDTT telah kampanyekan Gerakan Setengah Miliar Masker untuk Desa dengan bekerja dengan PKK karena masker ini dianggap sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Kemendes PDTT menaruh perhatian yang besar terhadap aspek keselamatan dan kesehatan pegawai, olehnya, Biro Sumber Daya Manusia dan Umum menyusun Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Ada empat aspek yang perlu diperhatikan dalam Manajamen K3 yaitu, Pertama, aspek keselamatan, aspek ini berisi hal-hal yang perlu di mitigasi untuk melindungi pegawai saat bekerja seperti seperti infrastruktur, tata kerja dan lain-lain.

Kedua, aspek kesehatan, berisikan mengenai pengaturan terkait standar kesehatan pegawai dan kesehatan mental yang akan diwujudkan dalam bentuk Employee Assistance Programe (EAP) yaitu bantuan profesional yang akan menangani masalah psikologis di lingkungan kerja.

Ketiga, aspek kesehatan lingkungan kerja, yang mengatur lingkungan kerja pegawai agar sesuai dengan standar peraturan. Terakhir, aspek ergonomi, aspek ini mengatur tentang hubungan antara pegawai dengan alat-alat kerjanya seperti meja, kursi dan standar-standarnya.

Kemendes PDTT meraih penghargaan MBH 2020 ini dalam kategori Kementerian/Lembaga, BUMN, BUMD dan Swasta, bersama PT. Freeport Indonesia Tembagapura Timika dan PT. PGAS Telekomunikasi Jakarta.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyerahkan pengharhaan secara simbolis secara virtual bersamaan dengan puncak acara Hari Kesehatan Nasional ke-56 Tahun 2020.

Foto: Matin/Humas Kemendes PDTT

Teks: Firman/Humas Kemendes PDTT

Jumat, 13 November 2020

Gus Menteri Ingatkan Calon Kades Untuk Mengacu Pada SDGs Desa Dalam Menyusun Visi Misi

 





JAKARTA - WakatobiChannel - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta calon Kepala Desa agar mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs) Desa saat menyusun visi dan misi.

Hal itu disampaikan saat rapat koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang membahas persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal digelar pada awal 2021.

"Ini pas banget dengan momentum yang digelar hari ini terkait dengan Pilkades, kami berharap kedepan seluruh konten, arah kebijakan pembangunan, visi misi Kepala Desa itu bertumpu atau merujuk pada SDGs Desa," kata Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Menteri saat memberikan arahan secara daring, Kamis (12/11/2021).

Menurut Gus Menteri, saat ini Kepala Desa tidak perlu bingung merumuskan arah pembangunan desa karena semuanya sudah tertuang dalam SDGs Desa, Kepala Desa hanya perlu menentukan poin mana saja yang akan dijadikan prioritas.

Gus Menteri kembali menegaskan, setidaknya ada empat hal yang perlu diperhatikan sebelum pelaksanaan Pilkades serentak 2021, yang pertama semua kandidat harus mempelajari kondisi obyektif desa, masalah, potensi dan rekomendasi pembangunan desa, termasuk prioritas SDGs Desa.

Selanjutnya, calon Kepala Desa dapat menggunakan prioritas SDGs Desa sebagai substansi visi dan misi pembangunan desa dengan sehingga warga desa bisa mencermati lebih tajam dan utuh terhadap visi dan misi tersebut.

Catatan Gus Menteri yang ketiga adalah, calon Kepala Desa yang terpilih dapat dipastikan mampu menyelesaikan RPJMD dalam waktu tiga bulan setelah penetapan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Dan yang tidak kalah pentingnya adalah mampu menghindarkan visi, misi dan RPJMDes dari sekedar replikasi dokumen lain atau copy paste," imbuhnya.

Sebelum mengakhiri arahannya, Gus Menteri menjelaskan terkait penggunaan Dana Desa untuk belanja Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan lainnya untuk mencegah penolaran Covid-19 saat pelaksanaan Pilkades serentak 2021.

"Penggunaan Dana Desa untuk pengadaan alat pelindung diri di dalam pelaksanaan Pilkada sangat diberikan ruang yang cukup, tentu dengan tetap merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk tata cara penganggaran," pungkasnya.

Foto: Matin/Humas Kemendes PDTT

Teks: Badriy/Humas Kemendes PDTT

Kamis, 12 November 2020

BUDI ARIE : Perempuan Harus Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

 




JAKARTA - WakatobiChannel - Wakil Menteri Desa  Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi meminta agar perempuan-perempuan desa turut terlibat aktif dalam setiap pembangunan di desa.

Budi Arie yakin, kemampuan perempuan tidak kalah dengan laki-laki, hanya saja sering kali tidak memiliki kesempatan yang sama, karena dipandang sebagai entitas reproduksi generasi ke generasi.

"Selama ini kita beranggapan perempuan ini tugasnya hanya sebagai alat reproduksi generasi ke generasi yang lain," kata Budi Arie saat menutup acara Webinar Pemberdayaan Perempuan di Desa, di Grand Sahid, Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Budi Arie melanjutkan, tugas besar perempuan adalah harus menghapus anggapan-anggapan yang selama ini melekat pada dirinya, dengan cara menunjukkan bahwa perempuan juga bisa menjadi bagian dari pembangunan Indonesia khususnya di desa.

Perempuan yang selama ini sudah aktif di bidang sosial juga sebaiknya segera berkembang ke bidang yang lainnya, khususnya di bidang ekonomi.

"Perempuan jangan hanya di sosial tapi dia harus di ekonomi karena semakin banyak perempuan maju, perempuan entrepreneur, perempuan yang mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan dan pergerakan ekonomi maka Indonesia akan cepat maju," imbuhnya.

"Jika mendidik laki-laki, kita mendidik seseorang tapi jika mendidik seorang perempuan maka kita mendidik sebuah bangsa," kata Budi Arie.

Dengan keterlibatan perempuan hebat tersebut, Budi Arie optimis desa akan maju sehingga Indonesia maju akan segera terwujud.

"Omong kosong Indonesia maju tanpa desa-desa yang maju, jika masih banyak data desa tertinggal maka Indonesia akan sulit dikatakan bisa maju," pungkasnya.

Foto: Matin/Humas Kemendes PDTT

Teks: Badriy/Humas Kemendes PDTT

WISATA

Camat Tomia Apresiasi Prestasi Desa Waitii Barat

  Camat Tomia Mendampingi Wakil Bupati Wakatobi dan Kepala Dinas PMD Wakatobi  Meninjau Kesiapan Desa Dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Sula...